Harga Tomat Naik 3 Kali Lipat…

Harga eceran tomat mengalami kenaikan yang sangat tajam selama beberapa hari terakhir ini. Harga komoditas tersebut bahkan naik hingga 3 kali lipat dari kisaran harga awalnya. Hal ini dipicu oleh minimnya pasokan dari petani di sejumlah sentra produksi.

Kondisi tersebut dikeluhkan oleh masyarakat di Kabupaten Garut. Salah seorang warga Desa Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kaler, Yani (32) merasa keberatan saat membeli tomat seharga Rp 1.000 per buah. Di Pasar Ciawitali Garut, harga tomat yang semula Rp 1.500 – 2.000 per kg meningkat hingga Rp 6.500 – 7.000 per kg. Kenaikan harga dipicu oleh kelangkaan barang di pasaran.

Kelangkaan pasokan di pasar karena tomat hasil produksi petani sudah diburu langsung dari lokasi penanamannya. Pasokan utama tomat didapatkan dari petani lokal Garut, diantaranya dari Bayongbong, Cisurupan, Cikajang, Samarang, Banyuresmi, sampai Wanaraja. Namun saat ini tidak banyak petani yang menggarap tomat sehingga hasil panennya tidak mencukupi kebutuhan.

Pasokan dari wilayah luar Garut, seperti asal Kecamatan Lembang, Kecamatan Parongpong, dan Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat tidak sebanyak biasanya. Sebagian petani menggarap aneka ragam tanaman mulai dari sayuran daun, kacang-kacangan, kol, dan wortel. Cara tersebut ditempuh untuk menyiasati serangan penyakit di awal pergantian musim. Sebagian lainnya baru mulai mengolah lahan untuk musim penanaman berikutnya. Petani yang sudah menggarap tomat pun produktifitasnya rendah karena sebagian besar tomat sudah membusuk di kebun. Hal ini disebabkan oleh curah hujan tinggi dan perubahan cuaca secara tiba-tiba.

Harga tomat di petani antara Rp 4.500 – 5.000 per kg. Harga ini belum setinggi harga di tahun 200f yang mencapai Rp 9.000 di tingkat petani. Hasil panen yang ada secara hitungan masih tetap menghasilkan nilai yang sama pada saat harga tomat normal di sekitar Rp 4.000 per kg. Tanaman tomat termasuk salah satu komoditas yang paling rentan mengalami fluktuasi harga, terutama akibat fluktuasi volume produksi maupun perubahan iklim.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s