Harga Obat Hama Naik

KOMPAS – 15 Mar 2012

Seiring isu kenaikan harga BBM dalam 2 minggu terakhir harga obat-obatan pemberantas hama dan penyakit tanaman naik 20%-30% dari sebelumnya. Hal ini jelas semakin membebani petani, setelah sebelumnya pemerintah menetapkan kenaikan harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi.

“Dengan kenaikan harga pupuk dan obat-obatan, biaya produksi pertanian bisa melambung hingga 40%, jauh lebih tinggi dari kenaikan harga BBM yang diperkirakan mencapai 35%,” ujar Ahmad, petani asal Desa Gondowangi, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Untuk tanaman padi, sedikitnya ada 5 jenis obat yang harus dibeli petani untuk memberantas hama dan penyakit tanaman. Ahmad yang mengelola sawah seluas 1,2 ha mencontohkan, harga obat-obatan pembasmi hama walang sangit yang biasanya dijual Rp 18.000 per botol, saat ini melonjak menjadi Rp 25.000 per botol. Harga pupuk Phonska yang dijual pengecer di Desa Gondowangi saat ini melampaui harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Harga Phonska mencapai Rp 120.000 per zak. Padahal HET nya Rp 115.000 per zak.

Sunari, petani asal Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengatakan, harga obat-obatan kimia pertanian di wilayahnya rata-rata telah naik sekitar 20% dari sebelumnya.

Obat kutu tanaman sayuran yang sebelumnya Rp 20.000 per botol naik menjadi Rp 25.000 per botol. Harga pembasmi belalang yang sebelumnya Rp 28.000 per botol, naik menjadi Rp 32.000 per botol. Buruh tani juga sudah meminta kenaikan upah saat musim tanam tembakau bulan depan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s